Prestasi Manchester United belum membaik sejak kepergian Sir Alex Ferguson. Meski begitu, daya tarik Setan Merah terhadap pemain bintang dianggap
Agen Bola Terpercaya

MU Masih Berusaha Perlihatkan Pesonanya

Prestasi Manchester United belum membaik sejak kepergian Sir Alex Ferguson. Meski begitu, daya tarik Setan Merah terhadap pemain bintang dianggap tidak berkurang. Penampilan Marcus Rashford dkk di musim ini disebut sebagai yang terburuk selama 30 tahun terakhir. Sulit untuk menang di jalan, gol yang buruk, sampai terjebak di tengah meja Liga Inggris. Manajer MU, Ole Gunnar Solskjaer, juga posisinya kini terancam. Manajemen MU juga dituntut untuk meningkatkan kinerja MU sesegera mungkin, mengingat inkonsistensi ini telah terjadi beberapa musim lalu. Sebab, jika ini tidak segera diselesaikan, MU terancam dengan prestasi jangka panjang. Dampaknya lebih besar, mereka bisa mengurangi pesonanya di mata para pemain bintang. Jauh sebelum gagal, Paul Pogba, beberapa pemain top Manchester United, memiliki catatan buruk dalam memanfaatkan peluang dari titik putih di Liga Premier. Pogba gagal memenangkan penalti dan dianggap sebagai biang keladi kemenangan Manchester United di Stadion Molineux, markas Wolverhampton Wanderers, Senin (20/8) dini hari WIB.
Bola yang ditendang Pogba ke kanan gawang bisa dibaca dengan baik oleh Rui Patricio. MU harus puas dengan hasil imbang 1-1 di minggu kedua Liga Inggris.

Pogba juga mendapat sorotan, serta manajer Ole Gunnar Solskjaer yang dianggap tidak mampu menunjuk eksekutor 12 tendangan. Jauh sebelum Pogba gagal mencetak gol penalti, seperti yang dirangkum dari berbagai sumber, termasuk pemain Setan Merah yang terkenal yang tidak sempurna dalam mengeksekusi penalti di Liga Premier. Salah satu penyerang yang membeli MU terkenal sebagai tandem teman Andy Cole. Sebagai penyerang dan sekaligus pencetak gol terbanyak Liga Inggris dan Liga Champions 1998/1999, Yorke tidak memiliki bakat dalam mengeksekusi penalti. Pemain dari Trinidad Tobago memiliki rata-rata 60% konversi. Dari 10 kali algojo, hanya enam gol yang dicetak Yorke. Namun hal itu dibantah oleh mantan kiper MU, Edwin Van Der Sar. Menurutnya, MU terlalu besar untuk diabaikan oleh pemain bintang. “Tentu saja nama-nama besar (MU) akan selalu ada di sana. Begitu juga pengikut mereka di seluruh dunia,” kata Van Der Sar kepada ESPN.

“Tetapi untuk seorang pemain … Anda ingin bermain di level tertentu, tentu saja Anda memiliki keinginan untuk memenangkan banyak trofi. Mereka (MU) harus mengambil kesempatan untuk meningkatkan tim, dan menjadikan para pemain bintang di tim dan pemain target mereka merasa nyaman dan klub berjalan ke arah yang baik, “lanjut Direktur Ajax Amsterdam. Nama-nama besar tidak selalu dijamin. Hal yang sama terjadi pada Rooney untuk penalti. Wazza yang sekarang bermain di DC United adalah top skorer tim nasional Manchester United dan Inggris. Tetapi fakta dari titik 11 meter menyatakan bahwa sebanyak 23 gol dibuat oleh Rooney dari 34 peluang penalti. Jika dirata-rata, maka persentase gol penalti Rooney adalah 67,6 persen. Persentase gol penalti Sheringham hanya 0,01 persen lebih baik dari Rooney. Sheringham adalah tokoh penting dalam kemenangan Liga Champions 1998/1999 Manchester United. Pemain yang telah meningkatkan Tottenham Hotspur yang telah meningkat 10 gagal dalam 31 tugas penalti yang diambil.

Komentar

Tempatbet.com Copyright : Agen Bola - Judi Bola - Taruhan bola - Casino Online